Search This Blog

Showing posts with label News. Show all posts
Showing posts with label News. Show all posts

Friday, March 4, 2011

Jack and Four Men – All Night Long (New Singles)


Jack and Four Men adalah Andriansyah (Drum), Riky Sulung (Vocal), Windyasari (Guitar), dan Deni (Bass). The White Stripes, The Strokes, The Libertines mereka adalah beberapa yang menginsipirasi kami dalam bermusik dan menciptakan karya. Terbentuk sejak Oktober 2003, dan telah beberapa kali mengalami pergantian personil. Tahun 2007 kami mengeluarkan sebuah EP dan “No Freedom” menjadi OST. “Radit dan Jani” pada tahun yang sama. Setelah perjalanan musik yang panjang dengan beragam pengalaman panggung yang beragam akhirnya pada tahun 2011 ini kami mengeluarkan kembali single “All Night Long” (demo version) ditulis oleh Windyasari dan diaransemen oleh Jack and Four Men dengan nuansa yang berbeda dari EP sebelumnya namun tetap dengan unsur garage rock yang cukup kental. Nah, inilah single terbaru mereka yang akan dirilis untuk free download serentak pada tanggal 04 Maret 2011
 
All Night Long
Sebuah lagu tentang kegigihan untuk tidak menyerah pada suatu hal dalam hidup walaupun dirinya tidak dipercayai oleh orang lain.

Download single terbaru mereka di www.jackandfourmen.tk

http://jackand4men.tumblr.com/
http://www.myspace.com/jackn4men
@jackandfourmen

Wednesday, March 2, 2011

“Stand Your Ground” A Photography Exhibition by #IndoGigs Deviantart

 
Keberadaan jejaring sosial dan website-website gratis telah memudahkan stage photographer dalam mem-publish karya-karyanya. Salah satunya adalah Deviantart, yang merupakan salah satu media populer bagi stage photographer dari seluruh dunia untuk mempublikasikan karyanya. Dan disini, Indogigs mengambil peran sebagai grup di Deviantart yang mengumpulkan stage photographer dari seluruh Indonesia untuk kemudian dapat memamerkan karya-karyanya di galeri indogigs.deviantart.com.
Dalam perkembangannya, muncul ide untuk memamerkan karya-karya fotografi panggung dari member Indogigs dalam bentuk fisik, sebagaimana karya foto dari genre fotografi lainnya. Ada keinginan agar karya-karya tersebut dapat diapresiasi secara lebih luas di dunia nyata. Kalau di website foto-foto tersebut hanya dapat dinikmati oleh sesama member dan kalangan tertentu yang terbatas, maka diharapkan dengan memamerkannya di dunia nyata akan mengundang apresiasi yang lebih luas dari masyarakat pecinta fotografi dan musik.
Kalimat “Stand Your Ground” yang dipilih sebagai headline pameran ini dirasa cukup tepat. Jika dihubungkan dengan stage/concert photography, kalimat “Stand Your Ground” dapat diasosiasikan kepada elemen-elemen penting yang terlibat dalam sebuah pergelaran acara musik, yakni musisi, penonton dan stage photographer. “Stand Your Ground”, dirasa bisa menggambarkan tentang hubungan ketiganya yang saling membutuhkan. Dan menurut saya dalam sebuah acara musik, ketiga elemen tersebut “stand in their own ground”! Musisi sebagai performer, penonton sebagai audiens dan stage photographer sebagai yang merekam keduanya.
Pada akhirnya, melalui pameran fotografi ini, #Indogigs deviantart seperti ingin menyampaikan tentang pentingnya peran fotografer dalam dunia musik. Tentang keberadaan sebuah genre fotografi yang disebut stage/concert/music photography, yang tidak sepopuler genre fotografi lainnya di Indonesia.

Artis :
:icononemisscall3::iconsalvminerva::iconpriliandi::iconompatung::iconkudanilpemberani::iconkittykette::iconalimahdy::iconhilal91s::iconarvarvarv::iconsgttripper:
:iconrickyarnold::iconadiasa::iconranggarila::iconjpank::icondopz::iconartha91::iconmegalauman::iconagusprayudi::iconredveil::iconhearyou:
Acara :
Opening : Sabtu 12 maret 2011

Tema talkshow : Tentang fotografi panggung
Pembicara : Didin Bahe,Deni sugandi,Idhar rez,Anto ariet

Acoustic performance :
Jack and Four Man
Kelab Baca Trio Angkasa

Closing : Sunday, march 23 th 2011, 1PM

Acoustic performance :
De thotor
Deugalin and folks

Tuesday, February 22, 2011

OUT NOW!!! Lose It All - Live Your Life E.P

www.myspace.com/xloseitallx
http://www.purevolume.com/LOSEITALL

Wednesday, February 16, 2011

OUT NOW!!! INFAMY NEW FULL-LENGTH ALBUM “HATREMONIAL”


Akhirnya setelah lama menanti, rilis juga full-length album Infamy yang ke-2 oleh JETFIRE Records. Materi dalam album ke-2 mereka yang berjudul “Hatremonial” ini lebih aggressive dan progressive dari album mereka sebelumnya.

Dapatkan di toko kaset/CD & Distro di kota anda. IDR. 35rb
Manufactured & Distribution by demajors independent Music industry (DIMI)

Thursday, February 10, 2011

Album Terbaru Polyester Embassy - Fake/Faker


Polyester Embassy adalah Elang Eby (gitaris/vokalis), Sidik Kurnia (gitaris/synthesizer), Ekky Darmawan (gitaris/sampling), Ridwan Aritomo (bass), dan Givarie MP (drummer). Mereka adalah band  Rock Experimental yang sudah tidak asing lagi dikalangan public Bandung. Berdiri dari tahun 2002 silam, mereka telah merilis album pertama mereka yang bertajuk “Tragicomedy” pada tahun 2006 lalu oleh (FFWD Records). Pada tahun 2011 ini mereka berencana merilis debut album kedua mereka berjudul “Fake/Faker“ yang akan segera dirilis kembali oleh FFWD Records. Sebuah album dari Polyester Embassy yang tampaknya akan lebih banyak didominasi dengan balutan kraut noise, dipadupadankan dengan sound-sound experimental dan shoegaze. Ini jelas membuktikan kalau musik Polyester Embassy sekarang tampak lebih melebar dan variatif dari album mereka sebelumnya.


Download juga single terbaru mereka  “Space Travel Rock and Roll” di Provoke! Bandung Music Sampler #1

Mercenaries - Rise Of Right (E.P)


Mercenaries terbentuk akhir tahun 2008. Dibentuk oleh Fahmi (drum) dan Bintang (gitar), mereka memilih nama Mercenaries karena pada saat terbentuknya band ini scene musik di kota Bandung sedang di dominasi oleh genre Screamo. Mereka ingin membuat sesuatu yang berbeda dari scene yang mendominasi saat itu. Mercenaries menjadi pilihan yang tepat untuk nama band mereka karena sesuai dengan tujuan mereka dari awal untuk membuat suatu perbedaan dari scene yang ada saat itu. Setelah beberapa materi lagu mulai rampung, mereka mulai mengajak Gema untuk mengisi kekosongan pada department bass, Moyan pada guitar dan Dede pada vocal. Line up ini tidak bertahan lama karena ada perbedaan persepsi sehingga yang bertahan hanya Fahmi (drum), Bintang (gitar&vokal) dan Gema (bass). Mereka sadar materi mereka semakin berkembang, mereka kemudian mengajak Aldy sebagai bass menggantikan Gema yang menjadi guitarist. Line up ini cukup bertahan lama karena pada saat itu Bintang harus mengundurkan karena kesibukannya dengan band lainnya. Setelah Bintang keluar, line up yang tersisa hanya Fahmi (drum), Gema (gitaris/vokalis) dan Aldy (bass). Mereka akhirnya mengajak Januar "Bule" untuk menjadi vokalis, namun Januar tidak bertahan lama sehingga line up kembali seperti awal sebelum Januar masuk. Line up ini bertahan cukup lama sampai pada akhir tahun 2009 kita mengeluarkan single pertama yang bertitel  "Revolt to Destroy". Beberapa gigs diberbagai acara dan pentas seni sekolah mereka jejal bertiga. Pada pertengahan 2010 mereka mengajak Isal sebagai bass dan Andy "Jhon" sebagai vokalis. Line up ini bertahan sampai sekarang Fahmi (drum), Gema (gitar), Aldy (gitar), Isal (bass) dan Andy "Jhon" (vokalis).
Dalam waktu dekat ini mereka akan segera mengeluarkan debut E.P mereka yang berjudul Rise Of Right. Proses pembuatan E.P ini sangat singkat, awalnya hanya wacana mereka  namun pada akhirnya dapat terealisasikan pada pertengahan Januari dan akan di release pada akhir Februari 2011. Mereka masuk studio rekaman pada bulan September 2010 dan menghabiskan proses rekaman yang memakan waktu 2 bulan. Judul album yang mereka ambil adalah “Rise Of Right”. Dalam debut E.P ini mereka bermaksud ingin menuntut hak-hak terhadap keadilan yang selama ini mereka anggap nihil.
Kiblat mereka dalam bermusik adalah Seringai, tapi mereka mengembangkan genre musik mereka dengan memadukan ciri khas musik-musik dari dalam dan luar negeri semacam Outright, Komunal, Tragedi, Godbless, Hatebreed, Madball, Agnostic Front, Metallica, Pantera, Slipknot, DeezNuts, Terror dan lain sebagainya. Namun jalur merah mereka adalah Hardcore.
Rencana mereka dengan E.P ini ingin berkontribusi dalam perkembangan karya seni kususnya bidang musik dan mereka berharap E.P ini bisa diterima oleh pecinta musik dalam dan luar negeri dan juga untuk kedepannya mereka berharap bisa membuat karya yang lebih 'GGRRRR' dari E.P ini hehe... \m/

Twitter : @MCNRS_Official
Fan Page Facebook : MERCENARIES
Contact : Reza +6285722373780 , Fahmi : +6285624561322

Out Now!! Provoke! Bandung Music Sampler #1

Provoke Bandung music sampler #1  adalah sebuah kompilasi musik  berbentuk mixtape yang dapat kalian download secara gratis melalui  www.provoke-online.com. Sampler musik ini berisi 8 single lagu yang dipilih dan disusun khusus “for your listening pleasure” berisi lagu-lagu favorit dari band-band indie ter-hits di Bandung saat ini seperti SARASVATI, POLYESTER EMBASSY, C.U.T.S, THE PAPS, TWISTERELLA, ASTROLAB, DEUGALIH & FOLKS, ANGSA & SERIGALA.


Download:
dan

Selamat menikmati :)

Monday, January 31, 2011

Konser Kecil Deugalih & Folks


5 Februari 2011 , Beat N Bite cafe, 20.00 WIB
Gratis seperti udara yang kita hirup!

merchandise yang super terbatas jumlahnya dari WawBaw akan dijual dalam acara ini

Wednesday, January 19, 2011

Download E.P No More Heroes "One Shoot Deal"


Download debut E.P dari No More Heroes "One Shoot Deal" band Pop Punk dari kota Bandung yang beranggotakan Vicky (vocal/guitar), Alcham (bass), Teguh (drum) dan Ajie (guitar). E.P yang berisikan 5 track ini dapat didownload di http://www.mp3boo.com atau http://www.nmhrock.com
Coba check juga video clip mereka juga yang berjudul "Insomnia"

DRUG FREE YOUTH INDONESIA PRESENT: "WE ARE HERE!!" - A STREET CAMPAIGN AGAINST DRUGS


Minggu, 30 Januari 2011 at Car Free Day Ir. H. Juanda (Dago) Bandung
          
Press Release!!!
"We Are Here!" merupakan gelaran pertama dari Drug Free Youth Indonesia (@drugfreeINA) bekerjasama dengan Straight Edge Life (@sxe_life) dan Indonesian Straight Edge (@indosxe) yang berupa street campaign against drugs. Kenapa kampanye ini diberi tajuk "We Are Here"? Sederhana saja, kegiatan ini bermaksud untuk membuktikan pada khalayak bahwa "disini", anak-anak muda masih peduli dengan gerakan anti narkoba dengan membubuhkan tanda tangan mereka sebagai bukti dukungan untuk memerangi peredaran narkoba di Indonesia. Pada gelaran ini akan disertai juga dengan pembagian merchandise Drug Free Youth Indonesia yang jumlahnya cukup terbatas. Tindak lanjut dari pengumpulan tanda tangan di arena Car Free Day ini akan kami bawa ke Badan Narkotika Provinsi (BNP) sebagai isyarat bahwa gerakan pemberantasan narkoba dari anak-anak muda bangsa kembali menggeliat. Sasaran dari street campaign ini adalah masyarakat luas dan anak-anak muda pada umumnya yang tentunya datang ke area Car Free Day Dago pada tanggal 30 Januari mendatang. Arena Car Free Day dipilih karena dipandang menjadi salah satu tempat favorit warga khususnya anak-anak muda Bandung belakangan ini. 
Tidak dapat dipungkiri bahwa isu narkoba beberapa tahun ke belakang ini sudah mulai terlupakan dan seakan menguap oleh isu-isu politik, ekonomi dan isu lainnya. Maka dari itu kami merasa perlu untuk mengingatkan kembali hal penting yang mulai terlupakan ini, salah satunya lewat gelaran perdana kami yang bertajuk "We Are Here!". Gerakan ini tidak akan terhenti disini karena program ini merupakan salah satu langkah awal yang akan menjadi gerbang menuju program-program lainnya yang dirancang berkelanjutan.

Tentang Drug Free Youth Indonesia
Drug Free Youth Indonesia (@drugfreeINA) adalah komunitas nirlaba yang bertujuan untuk membentuk public awareness mengenai bahaya narkoba. Mereka berpandangan bahwa salah satu penyambung rantai peredaran narkoba di Indonesia adalah kurangnya informasi masyarakat mengenai bahaya Narkoba. Dengan mengambil strategi awal new wave campaign, Drug Free Youth Indonesia menyasar target pengguna social media. Terdapat beberapa program taktis mereka yang akan dijalankan tahun ini. Salah satu program taktis mereka adalah rally talk show anti narkoba ke beberapa sekolah dengan bekerja sama dengan beberapa pihak. Program tersebut bersifat inklusif terbuka bagi siapapun yang ingin bergabung.
Prinsip mereka sederhana; mempromosikan hidup sehat tanpa narkoba dan melihat masalah narkoba secara objektif tanpa harus mengdiskreditkan pengguna dan mantan pengguna narkoba.

Visit at:
www.drugfreeina.blogspot.com 

Tuesday, January 18, 2011

Heavy Fest #2


Sabtu, 22 Januari 2011
Kampus IKJ
Jl. Cikini Raya no.73
Jakarta-Pusat
Gratis!!!…
19:00 WIB – selesai
* Bring extra cash for tons of merchandise!!!

Monday, January 17, 2011

Stick Tight! Records Akan Merilis Kompilasi "Worldwide Hardcore Compilation 2011" dan Album Baru dari No Turning Back Band Hardcore Asal Holland yang Berjudul "Take Control".


Stick Tight! Records label records asal kota Bandung ini akan merilis sebuah album kompilasi awal tahun depan, kemungkinan besar akan dirilis sekitar pertengahan bulan February 2011. Tema dari kompilasinya sendiri adalah "Worldwide Hardcore Compilation 2011". Band-band yang akan mengisi kompilasi ini diantaranya adalah:

No Turning Back (HOL) | www.myspace.com/noturningbackhardcore
Alcatraz (USA) | www.myspace.com/alcatraz
Abhorrence (SLO) | www.myspace.com/abhorrence
Alea Jacta Est (FRA) | www.myspace.com/aleajactaest
King Ly Chee (CHN) | www.myspace.com/kinglychee
Overthrown (SGP) | www.myspace.com/overthrownlchc
The Vampirates (AUS) | www.myspace.com/thevampiratesrule
Final Attack (IND) | www.myspace.com/finalattack
Serigala Malam (IND) | www.myspace.com/serigalamalamyk
Under 18 (IND) | www.myspace.com/under18bchc
Thy Regiment | www.myspace.com/thyregiment7
13 Steps (KR) | www.myspace.com/13steps
FC Five (JPN) | www.myspace.com/fcfive
Mil Caras (ARG) | www.myspace.com/xmilcarasx
Queen City Crew (PLP) | www.myspace.com/queencitycrewcchc

Selain itu di akhir bulan February tahun 2011 mendatang, Stick Tight! Records akan merilis sebuah album baru dari No Turning Back band hardcore asal Holland yang berjudul "Take Control".

Lose It All - Live Your Life E.P


Lose It All Indonesia (Bandung), band ini terbentuk pada tahun 2008. Awal terbentuknya Lose It All ini dimotori oleh Jhon (Bloody Rose) & Ekky (guzzler) yang sangat merindukan akan music hardcore dan kecintaannya terhadap hardcore. Seiring berjalannya waktu, mereka telah membuat satu lagu yang berjudul Lose It All yang diambil dari nama band itu sendiri, lagu tersebut menceritakan tentang kehidupan yang telah hilang namun tetap mencoba untuk bertahan dan menggapai kebebasan. Sebelum lagu itu dirilis pada saat akan proses tracking, mereka mengajak Poppy (drumer Monalisa/ Angsa & Serigala), dan Azi (Drummer Ori). Sehingga terbentuklah band ini dengan personil Poppy (Vocal), Jhon (Guitar) Ekky (Guitar), Azi (Drum).  Pertengahan tahun 2010, mereka mengajak satu personil lagi Sansan (bass). Akhir tahun 2010, tepatnya tanggal 25 Desember 2010 mereka telah menyelesaikan/me’release sebuah debut EP album perdana yang berjudul “Live Your Life” dengan mengambil single dari judul yang sama. Dengan komposisi musik yang mereka usung, mereka berharap dapat diterima dan didengar oleh pecinta musik underground (khususnya) dan pecinta music pada umumnya dengan genre music hardcore.
 

No More Heroes - One Shoot Deal new E.P


Band asal Bandung yang terdiri dari Vicky (vocal/guitar), Aji (guitar/back voc), Alcham (bass/back voc), dan Teguh (drum) dengan genre pop-punk ini, rencananya dalam waktu dekat akan segera mengeluarkan sebuah mini album (E.P) yang berjudul One Shoot Deal, yang bakal di free download kan. Kita tunggu saja EP mereka tersebut. Cheerios amigos!!

Absolute Zero - Hardcore Pride E.P OUT NOW!!!

Caravan Of Anaconda - Kabar Dari Krematorium Kartika [E.P] OUT NOW!!


Tahun 2006 terpasak mengikat dan berhasil terakit melakukan pembangkangan terhadap waktu yang sebelumnya. Puji syukur tuhan yang maha esa, Dia masih enggan menaruh hidangan kiamat siap sajinya hingga sekarang, sehingga kita masih bisa bernafas, berteriak, bertindak, berfikir, berdusta, dan berpahala. Akhirnya berdasarkan argumen dan fakta tersebut maka sebuah koloni penggugat kenyamanan berhasil dirakit juga oleh 5 kawanan penjahat karya "pre-mature" dan berjiwa iblis. Mereka adalah Rangga Gumelar, Alyuadi Febryansyah, Trisna Augustian Christanto, Yusuf Yadi Surya, dan Muhamad Ramdhan. Mereka sepakat mengikat komitmen kreasi canda tawanya dengan jargon CARAVAN OF ANACONDA dan sepakat untuk melakukan ejakulasi karya secara kolektif demi merekonstruksi puing-puing rasa pusing dan hidangan nada secara absurd n roll. Namun seling beberapa literasi waktu, komposisi 5 iblis tersebut mengalami keadaan yang reduktif, dengan hengkangnya Muhamad Ramdhan, yang telah dinyatakan lulus percobaan menjadi malaikat. Keadaan busuk tersebut tidak membuat 4 jiwa iblis mengurungkan niat jahatnya karena dalam komposisi kuartet jahat tersebut, mereka masih mampu merekonstruksi bangunan absurd berjiwa remaja itu. Selamat datang kawan dan terima lah mereka sebagai bara api di saat puing-puing pusing. “Terima kasih untuk kalian yang telah mau menemani kami dengan : sampah pujian dan makian, hitam dan putih, serta baik dan buruk, karena dengan hal-hal tersebut kami masih bersemanngat untuk meniupkan bahan bakar kepada kobaran api pergerakan musik bawah tanah khususnya di tanah sunda ini a.k.a BANDUNG”
Influence mereka dalam menggerayangi telinga kalian diadaptasi dari Meshuggah, Psyopus, Rotten Sound, Behold The.. Arctopus, Gorguts, dan masih banyak lagi.
Tentang E.P Mereka “Kabar Dari Krematorium Kartika”
7 lagu yang rata2 mengambil tema tentang kebencian dan kekecewaan terhadap seorang yang ada di sekitar, umur bumi, dan sebuah abstraksi, sedikit sarkastis, dan misterius. Dengan salah satu single berjudul "Escaped Cumshot" yang didalamnya memaparkan tentang rencana-rencana yg selalu saja meleset dari sasaran. Lagu-lagu tersebut berhasil direkam pada pertengahan tahun 2008 di Funhouse Studio dengan Dimas dan Edz sebagai Sound Engineer

Friday, December 3, 2010

ABSOLUTE ZERO "Hardcore Pride EP Coming Soon"


by: megalauman
Terbentuk pada tahun 2005 lalu, berawal dari persahabatan masa remaja (SMP) antara Uji, Komeng dan Mario hingga mereka memutuskan untuk membuat sebuah band punk disusul dengan bergabungnya Ridlo untuk menjadi seorang vokalis di band, kemudian mereka sepakat untuk membentuk sebuah band beraliran metal/hardcore seiring ditunjuknya Riyadh sebagai gitaris. Line up mereka dari dulu sampai sekarang masih tetap solid. Mereka semua sepakat untuk mencantumkan nama Absolute Zero pada band mereka.
Absolute Zero mulai bergerak dengan musik hardcore yang dibalut dengan sound thrash metal era 80-an hingga rap nu-metal ala Biohazard sehingga musik mereka lebih dinamis, dengan ini mereka menyebut aliran musik mereka “Hardcore Wara Wiri”.
Akhir tahun 2010 ini mereka akan segera merilis E.P pertama mereka yang berjudul “Hardcore Pride”. E.P yang artworknya dikerjakan oleh Ricky Musang dan Topan Akbar dari Worck ini mereka kerjakan bersama secara DIY dan dijual dengan harga yang sangat terjangkau, hanya dibuat 100 copy saja! (tidak menutup kemungkinan untuk diproduksi kembali atau malah difreedownloadkan secara berkala). Namun, mereka menjamin 100 CD pertama yang dirilis akan sangat berbeda dan terasa special! E.P ini sekaligus batu loncatan untuk mereka menuju full album.
Komposisi musik yang terdapat dalam E.P mereka, 68,99% Hardcore, 21,01% Thrash metal, 8,5% rock/blues, dan 1,5% Rap-core/hiphop. Sangat variatif memang, E.P ini boleh dibilang semacam interpretasi atau perwujudan dari musik-musik yang menjadi influence mereka, dan di setiap track-nya punya keunggulan masing-masing. Seperti masing-masing lagu yang terdapat dalam EP, pada track satu aransemen musik yang cepat (terdengar hardcore/trash), track kedua bergumam (hardcore marah-marah), track 3 percaya diri (gabungan antara hardrock/hardcore), track 4 jati diri (gabungan antara hardcore/metal), track 5 eksplorasi (progressive/hardcore).
Kebanyakan lirik yang terdapat dalam lagu-lagu Absolute Zero menceritakan tentang berkesinambungannya hidup, tipikal lirik hardcore yang mengajak untuk struggle, keseimbangan, cepat mengambil keputusan, orang-orang yang sombong untuk diperingati, pandangan hidup untuk mendobrak batasan yang sudah ada.


Absolute Zero :
Ridlo Setia Ikhwandia (Vocal)
Mario Panji Prasetya (Guitar)
Riyadh Achmad Segiawan (Guitar)
Fauzi Winarto (Bass)
Muhammad Aldhi (Drum)


Free Download ‘Absolute Zero – Perspektif’

Thursday, November 25, 2010

RILISAN TERBARU DARI HEAVEN RECORDS!!!


Menjelang akhir tahun 2010 ini Akhirnya Heaven Records merilis juga band raw-fi asal kota Bandung, A.L.I.C.E. ini adalah rilisan ke 5 kami setelah sebelumnya mereka sempat  merilis Disconnected (Stay Low And Keep Those Feet Moving) pada tahun 2006, split album Disconnected X Closehead (DISCOPUNKHEAD) pada tahun 2007, Nudist Island (Forr All The Best) pada tahun 2010, dan GoodBoy Badminton pada tahun 2010.
Mereka mecoba menghapus stigma orang-orang yang berpendapat bahwa mereka adalah label records yang hanya merilis sebuah genre musik tertentu saja, namun dengan rilisnya E.P dari A.L.I.C.E yang berjudul “Konsorsium Humaniora” ini mereka mencoba membuktikan bahwa stigma tersebut salah besar. Memang, mereka akui bahwa A.L.I.C.E adalah band pertama dengan genre musik yang jauh berbeda dengan band-band yang telah mereka rilis sebelumnya, namun mereka tetap professional dengan apa yang mereka lakukan sekarang, yaitu mencoba merangkul semua jenis aliran musik untuk bisa bergabung dalam label records mereka, meskipun bertahap.
A.L.I.C.E yang terdiri dari Dika (guitar/backing vocal), Miko (vocal), dan Samsurizal (bass) ini telah mengalami beberapa fase perjalanan yang cukup rumit dalam karir mereka, mulai dari bongkar pasang personil dalam tubuh A.L.I.C.E dan sekarang mereka memutuskan untuk berjalan bertiga. A.L.I.C.E berhasil memikat perhatian kita dengan musik hardcore mereka yang aggressive dan dipengaruhi oleh unsur raw, harsh, sludge, stoner, punk yang mengingatkan kita pada band-band macam Converge, Neurosis, Baroness, Mastodon, Phobia, Cult of Luna, dan From Ashes Rise. Meskipun usia mereka masih tergolong muda, namun mereka sangat kritis dengan hal-hal yang terjadi di sekitar mereka. Ini mereka buktikan dengan lirik yang mereka coba sampaikan dalam E.P “Konsorsium Humaniora” ini dan dikemas secara apik dalam balutan distorsi yang raw dan music mereka yang full aggressive.
Selamat menikmati

Saturday, September 25, 2010

NEVERALL - Three Wise Monkey With “Melodic Japanese Punk” Strikes to the Town!!


Neverall berdiri pada tahun 2006 lalu, dari awal mula terbentuk mereka menyebut genre musik mereka dengan melodic Japanese punk. Band yang awalnya terdiri dari empat orang personil ini harus kehilangan vokalis mereka pada tahun 2008, dan kini Neverall tinggal menyisakan tiga orang personil yaitu Rahman Oleng (vocal/gitar), Gilang ThmFsc (vokal/bass), dan Habli Bohek (drum).
Sekilas warna musik mereka akan mengingatkan kita pada band-band melodic punk asal Jepang, sebut saja seperti Hi-Standard, Over Arm Throw, Ken Yokohama, dll. Karakter musik mereka juga tergolong jarang dibandingkan band-band melodic punk kebanyakan yang ada di kota Bandung saat ini, mereka berani menggabungkan unsur melodic punk dengan Japanese punk, tempo drum dan ritme musik yang cepat dipadu-padankan dengan sound gitar dan bass khas melodic Jappunk sehingga musik mereka terdengar lebih catchy sehingga memberikan aroma baru dalam scene musik melodic punk di kota Bandung.
Berbagai prestasi telah mereka raih, seperti single mereka yang berjudul “Just Tell Me Its Not True” berhasil terpilih sebagai hot topic di salah satu pelopor acara indie di radio-radio kota Bandung, selain itu mereka juga berhasil mencuri perhatian publik Philippine sehingga label di sana kepincut untuk merilis ulang demo EP Neverall yang berjudul “An Ordinary Thing…” menjadi fourway split album yang berjudul “Taking Chances” di bawah naungan Northern Territory Records, juga prestasi lainnya yang telah mereka raih.
Berawal dari semuanya itu akhirnya pada tahun 2010 ini, tepatnya pada bulan Juli mendatang mereka akan segera merilis album pertama mereka yang berjudul “Never Feel So Hysterical” di bawah naungan Awkward Overtone Records. So dude, bagi kalian yang merasa melodic kids!! Jangan sampai ketinggalan album terbaru dari Neverall yang akan menendang pantat kalian!!

Discography:
-. An Ordinary Thing… (Demo EP) Workless Records Division , Bandung 2006.
-. Taking Chances (FourWay Split Album) Northern Territory Records, Philippine 2007.
-. Family vol.1 (Compilation Album) Linoleum records, Bandung 2008.
-. Destroy Your Ears (Colmpilation Album) Jurassic Records, Depok 2009.
-. Kompilasi Mengambil Alih (Compilation Album) Gembong Tengkorak, Bandung 2009.
-. Take It Now vol.1 (Compilation Album) Nazwa Billa Records, Bandung 2009.
-. Skatepunk Nowhere (Compilation Album) Resisteix Record, Bogor 2010.

http://www.facebook.com/neveralljpunk
http://www.myspace.com/neveralllofipunk

Friday, September 17, 2010

Absolute Zero (single uploaded! from debut E.P)


“We built it to last! hardcore in our heart! RESPECT!”

Absolute Zero adalah sebuah band yang mengusung genre metalhardcore dari Bandung, Indonesia. Terbentuk sekitar 5 tahun yang lalu, dan sampai sekarang masih beranggotakan Ridlo sebagai vokalis, Mario pada gitar, Riyadh pada gitar, Uji pada bass, dan Komengski Aldhi sebagai drummer.
Dari awal terbentuk mereka memiliki satu perspektif untuk membuat band ini sehingga menjadi sebuah band yang solid. Sekarang mereka sedang mempersiapkan mini album terbaru mereka, kalian bisa mendengarkan sedikit bocoran dari single terbaru mereka yang berjudul Perpektif yang akan terdapat dalam debut E.P mereka.
Check this out!!

About Me

My photo
Social Scenedicate, is a media who want to contribute to the movement of the independent scene "so called Undergorund" in the homeland, and the city of Bandung in particular. There is no special pattern within the body Social Scendicate, but we try very hard to provide as complete information to a wide audience for our information can be spread evenly.